Selasa, 19 Mei 2015

Posluhdes

Oleh : Nadhifa Husna



Apa Posluhdes itu ?

Posluhdes = Pos Penyuluhan Desa
Dalam UU No. 16 Tahun 2006 pasal 16, pengertian Posluhdes adalah unit kerja nonstruktural yang dibentuk dan dikelola secara partisipatif oleh pelaku utama. Adanya Posluhdes dapat sebagai wadah penyuluh PNS, penyuluh swasta dan swadaya serta pelaku utama dan pelaku usaha di perdesaan sebagai tempat berdiskusi, merencanakan, melaksanakan, dan memantau kegiatan penyuluhan di desa/kelurahan masing-masing.

Apa Fungsi Posluhdes itu ?

Posluhdes berfungsi sebagai tempat pertemuan para penyuluh, pelaku utama, dan pelaku usaha untuk: (1) Menyusun programa penyuluhan; (2) Melaksanakan penyuluhan di desa/kelurahan; (3) Menginventarisasi permasalahan dan upaya pemecahannya; (4) Melaksanakan proses pembelajaran melalui percontohan dan pengembangan model usahatani bagi pelaku utama dan pelaku usaha; (5) Menumbuhkembangkan kepemimpinan, kewirausahaan, serta kelembagaan pelaku utama dan pelaku usaha; (6) Melaksanakan kegiatan rembug, pertemuan teknis, temu lapang, dan metode penyuluhan lain bagi pelaku utama dan pelaku usaha; (7) Memfasilitasi layanan informasi, konsultasi, pendidikan, serta pelatihan bagi pelaku utama dan pelaku usaha; dan (8) Memfasilitasi forum penyuluhan perdesaan.

Bila disimak dari pengertian dan fungsinya, Posluhdes tidak beda jauh dengan Balai Penyuluhan pada tingkat kecamatan. Bedanya, Posluhdes berada di desa/kelurahan, milik desa/kelurahan, dibentuk dan diurus secara partisipatif (melibatkan) pelaku utama (Rahayu, 2015).

Apa Tujuan Pembentukan Posluhdes itu ?

Tujuan Pembentukan Posluhdes adalah untuk mempermudah dan memperlancar penyampaian informasi teknologi kepada petani, agar petani lebih proaktif dalam mencari teknologi dan informasi pertanian secara umum, disamping untuk merangsang petani / kontak tani dan kelompok tani dalam berkarya dan menemukan teknologi baru yang merupakan hasil karya petani sendiri.

Sebagai basis kegiatan penyuluhan pertanian di Desa, Posluhtan merupakan pos koordinasi, konsultasi dan sinkronisasi seluruh kegiatan yang terkait dengan penyuluhan, serta sebagai sumber informasi dan tempat konsultasi bagi petani / kontak tani. melakukan kunjungan ke kelompok tani di lapangan (Bapelluh Cilacap, 2015).

Apa Sarana Dan Prasarana Posluhdes itu ?

Melihat fungsi Posluhdes yang tidak jauh berbeda dengan fungsi Balai Penyuluhan Pertanian di tingkat Kecamatan  yaitu untuk pertemuan para Penyuluh, Pelaku utama, Pelaku usaha untuk melakukan kegiatan kegiatan penyuluhan.tingkat kecamatan, sedangkan Poslauhdes hanya pada ruang lingkup tingkat desa oleh sebab itu sarana dan prasarana posluhdes tidak selengkap pada sarana dan prasarana yang ada di Balai Penyuluhan Pertanian  di kecamatan  diantaranya  :

                - Ruang pertemuan.
                - Papan tulis dan papan data.
                - Bahan bahan Informasi Penyuluhan.
                - Ruang Sekertariat  dan fasilitas lainya.
                - Lahan percontohan
Minimal dapat untuk kegiatan rutin penyuluhan, posluhdes tidak harus tersendiri seperti Balai Penyuluhan di tingkat Kecamatan, hal ini dapat di koordinasikan dengan Kepala Desa /Kelurahan  untuk memfasilitasi Tempat Posluhdes.
Keberadaan Posluhdes tidak tergantung peran pemerintah pusat dan daerah, melainkan tergantung kebutuhan dan upaya pelaku utama untuk membentuknya serta menyediakan sarana serta prasarana yang diperlukan. Tersedianya sarana dan prasarana Posluhdes dapat dibantu oleh siapapun termasuk pihak pemerintah dari tingkat desa/kelurahan sampai dengan tingkat pusat (Rahayu, 2015).

Apa Kegunaan Sarana dan Prasarana Posluhdes itu ?

a.  Ruang pertemuan, berupa tempat pertemuan bisa tertutup atau semi terbuka seperti tempat pertemuan.

b. Saung, tidak harus ada kursi bisa lesehan menyesuaikan dengan kondisi yang ada, tempat ini  bisa untuk melakukan pertemuan ,musyawarah, berdiskusi dan untuk melakukan kegiatan kegiatan yang berhubungan dengan kemajuan Posluhdes.

c.  Papan Tulis, digunakan untuk membantu menjelaskan dalam kegiatan penyuluhan serta    bimbingan penyuluhan pada  petani.

d.  Papan Data, digunakan untuk menyajikan data-data desa yang diperlukan untuk dasar kegiatan penyuluhan.

e. Bahan Informasi, dapat berupa Leflet, Brosur, Liptan dan lainnya untuk menambah wawasan petani.

f. Ruang Sekertariat berukuran sedang, yang berfungsi untuk menyimpan peralatan dan arsip kegiatan-kegiatan Posluhdes.

g. Lahan Percontohan, diharapkan sebagai lahan uji coba kegiatan budidaya tanaman, untuk  penerapan teknologi baru  yang diharapkan dapat menjadi model usaha tani baru untuk dikembangkan di tingkat petani.

Bagaimana Pembiayaan Posluhdes itu ?

Pembiayaan posluhdes yang bersifat partisipatif oleh pelaku utama dan pelaku usaha atau bahkan masyarakat tani agar dapat berperan aktif dalam mengelola Posluhdes. Sehingga tidak menutup kemungkinan perlu  ditumbuh kembangkan kegiatan yang bersifat produktif dan mengikat aktifitas didalam posludes (Nyata, 2015).

Bagaimana Peran Penyuluh Pertanian terhadap Posluhdes itu ?

1. Memahami  keberadaan Posluhdes tentang  Pengertian, Fungsi, serta Peranannya.
2. Menumbuhkan Posluhdes di setiap desa/kelurahan binaan masing masing.
3.Memfasilitasi Posluhdes yang sudah ditumbuhkan agar berperan aktif sesuai peran dan fungsinya.
4.Mendorong peran serta Posluhdes  dalam pembangunan di wilayahnya.
5.Pendampingan Posluhdes dalam rangka mewujudkan  Kemandirian  Admnistrasi dan organisasi.

Reference :
Bapelluh Cilacap. 2015. POSLUHDES, pos koordinasi, konsultasi dan sinkronisasi penyuluhan di pedesaan. dalam : http://epetani.pertanian.go.id/berita/posluhdes-pos-koordinasi-konsultasi-dan-singkronisasi-penyuluhan-di-pedesaan-8130

Rahayu, Endang. 2015. Posluhdes. dalam : http://posluhsukarapih.blogspot.com/p/posluhdes.html


Sumber gambar : Dokumentasi Pribadi (2015)
@ Pembinaan Posluhdes Turunrejo, Desa Turunrejo Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal


Minggu, 17 Mei 2015

Pengendalian Hama Tikus Terpadu

Oleh : Nadhifa Husna



Apa Pengendalian Tikus itu ?
Pengendalian tikus pada dasarnya adalah upaya menekan tingkat populasi tikus menjadi serendah mungkin melalui metode dan teknologi pengendalian, sehingga secara ekonomi keberadaan tikus di lahan pertanian tidak merugikan secara nyata. 

Apa Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) itu ?
Pengendalian hama tikus terpadu (PHTT) yaitu pengendalian tikus yang didasarkan pada pemahaman ekologi tikus, dilakukan secara dini, intensif dan berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi pengendalian yang sesuai dan tepat waktu. Pelaksanaan pengendalian dilakukan oleh petani secara bersama-sama (berkelompok) dan terkoordinir dengan cakupan sasaran pengendalian dalam skala luas.

Bagaimana Strategi Pengendalian Hama Tikus Sawah itu ?
Strategi pengendalian hama tikus sawah terutama harus dilakukan pada saat populasi tikus masih rendah dan mudah pelaksanaannya yaitu pada periode awal tanam, dengan sasaran menurunkan populasi tikus betina dewasa sebelum terjadi perkembangbiakan. Membunuh satu ekor tikus dewasa pada awal tanam, setara dengan membunuh 80 ekor tikus setelah terjadi perkembangbiakan pada saat setelah panen.


Apa Kunci Sukses Pengendalian Hama Tikus itu ?
Kunci sukses pengendalian hama tikus terpadu adalah adanya partisipasi semua petani dan dilakukan secara berkelanjutan serta terkoordinir dengan baik. Pengendalian tikus sawah yang dilaksanakan secara sendiri-sendiri tidak akan mendapatkan hasil yang efektif. Hal tersebut disebabkan oleh mobilitas dari tikus sawah yang tinggi, sehingga daerah yang telah dikendalikan akan segera terisi lagi oleh tikus sawah yang berasal dari daerah sekitarnya (ekologi kompensasi). Beberapa teknik yang dapat dilaksanakan meliputi : a) Tanam dan Panen Serempak, b) Pengaturan Pola Tanam, c) Pengaturan Jarak Tanam/Tata Tanam Legowo, d) Pembersihan gulma, semak, tempat bersarang dan habitat tikus sawah dan e) Pengemposan massal (Fumigasi).

 Reference :
Mareja, Hesdianto Eko. 2012.  Mengenal Tikus Sawah : Hama Tanaman Padi Sawah. BP3K Suka Bumi.
Sumber gambar : Dokumentasi pribadi (2015)
@ Kelompok Tani "SIDO MAKMUR I" Desa Turunrejo Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal.

Sabtu, 27 September 2014

Kandungan dan Manfaat Bawang Merah

Oleh : Nadhifa Husna



Apa Kandungan Bawang Merah itu ?

Kandungan-kandungan penting  yang terdapat dalam umbi bawang merah adalah Saponin, Flavonglikosida, Minyak Atsiri, Sikloailiin, Floroglusin, Dihidroaliin, Peptida, Vitamin dan Mineral (http://www.bawangmerahputih.com, 2012).  Bawang merah mengandung vitamin C, kalium, serat, dan asam folat. Selain itu, bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin (http://id.wikipedia.org, 2014). 
Bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida (http://id.wikipedia.org, 2014). 
Kandungan gizi bawang merah per 100 g berdasarkan USDA dapat dilihat pada tabel 4. sebagai berikut :
Tabel 4.  Kandungan Gizi Bawang Merah per 100 gram
Kandungan
Nilai
Energy
166 kJ
Carbohydrates
9.34 g
Sugars
4.24 g
Dietary fiber
1.7 g
Fat
0.1 g
Protein
1.1 g
Water
89.11 g
Thiamine
0.046 mg
Riboflavin
0.027 mg
Niacin
0.116 mg
Pantothenic acid 
0.123 mg
Vitamin B6
0.12 mg
Folate
19 μg
Vitamin C
7.4 mg
Calcium
23 mg
Iron
0.21 mg
Magnesium
10 mg
Manganese
0.129 mg
Phosphorus
29 mg
Potassium
146 mg
Zinc
0.17 mg
Fluoride
1.1 µg
Sumber : USDA dalam : http://lintas-infoku.blogspot.com (2014)

Apa Manfaat Bawang Merah itu ?
Kegunaan bawan­g merah adalah sebagai obat tradisional (http://id.wikipedia.org, 2014). Menurut Anonima (2013), bawang putih dapat mengobati penyakit demam dan kembung pada anak, mengobati penyakit batuk, mengobati penyakit kencing manis, mencegah kanker, mencegah TBC, membantu proses penipisan sel-sel darah, mencegah penyakit jantung, pengencer dahak, mengobati diabetes, mencegah penggumpalan darah, obat asma dan batuk, mencegah rambut rontok, membuat haid teratur, membersihkan jerawat, dan membersihkan mata.
Bawang Merah diketahui banyak mengandung minyak asiri, sikloalilin, metilallin, dihidroallin, flavonglikosida, kuersetin, saponin, peptida, fitohormon, vitamin, dan zat pati. Dengan kandungannya tersebut, Bawang Merah berkhasiat untuk membantu mengatasi batuk, demam, kencing manis, dan sebagai obat cacing (Anonimc, 2011).
Bawang merah mampu melawan kanker, mengontrol kadar glukosa darah, mencegah pembekuan darah, membantu sistem pencernaan, melindungi terhadap alergi, menjaga kesehatan otak, memperkuat tulang, memperkuat konektor jaringan, memperkuat kekebalan dan mengurangi risiko hipertensi (http://lintas-infoku.blogspot.com, 2014).

Reference :

Anonimc, 2011. Budidaya Bawang Merah. Diakses tanggal 30 Mei 2014. http://usaha-swadaya.blogspot.com/2011/06/budidaya-bawang-merah.html.

http://bawangmerahputih.com. 2012. Kandungan Bawang Merah. dalam: http://www.bawangmerahputih.com/kandunganbawangmerah.html. Diakses tanggal 6 Juni 2014.

http://id.wikipedia.org.2014.Bawang Merah.  http://id.wikipedia.org/wiki/Bawang Merah. Diakses tanggal 30 Mei 2014.

http://lintas-infoku.blogspot.com, 2014. 10 Manfaat Kesehatan dan Nilai Gizi Bawang Merah. dalam: http://lintas-infoku.blogspot.com/2014/01/10-manfaat-kesehatan-dan-nilai-gizi.html. Diakses tanggal 6 Juni 2014.